Uncategorized

Guide The Legends: Beginnings

Free download. Book file PDF easily for everyone and every device. You can download and read online The Legends: Beginnings file PDF Book only if you are registered here. And also you can download or read online all Book PDF file that related with The Legends: Beginnings book. Happy reading The Legends: Beginnings Bookeveryone. Download file Free Book PDF The Legends: Beginnings at Complete PDF Library. This Book have some digital formats such us :paperbook, ebook, kindle, epub, fb2 and another formats. Here is The CompletePDF Book Library. It's free to register here to get Book file PDF The Legends: Beginnings Pocket Guide.

The latter was accidentally slain by Diana, who was in love with him, and in her remorse she turned him into a brilliant constellation. Other mythological cults saw Orion as the god of the wind and storm; the "thunderous Orion" of the Babylonian conception drove away evil spirits. The linguistic relation between the names of Haik and Hai or Hay is not entirely clear. The prototype of Hay or Khay has been traced by some scholars to the name of the great god Khaldi. Father L. Alishan believes that the name Hay was derived from Haik, and that the national patronymic was originally Ha.

The deciphering of these led to the discovery of Hattushash, the capital of the forgotten Hittite empire, at the site of the modern Turkish village of Boghaz-Keuy, near Yozgat, Asia Minor. The Persian suffix stan — sthana in Sanskrit — indicates "the place, the home. The etymology of the word Hay still remains a controversial problem. Some authorities derive it from Pet, of an Indo-European language root, meaning ruler. It is said that the Armens who invaded Armenia were called by the subjugated natives Pet.

Strange as it may seem, comparative philology has certain formulae of linguistic evolution which make it possible for Pet to become in the course of ages, Hay. For the word peter or pater father the Armenian has hayr pronounced hire , while the word for mother is mayr pronounced mire. But other scholars find the origin of Hay in Khald or Hald, the name of the national god Khaldis, worshipped by the early inhabitants of Armenia. The ancient Urartean Empire, of which the city of Van was the capital, is known to some scholars also as the Vannic, but more generally as the Khaldean or Haldian empire.

In many districts, villages spoke of themselves as Khay, and still thought of the country as Khayastan. There are yet other theories. Jensen, who claimed that the Armenians are the descendants of the Hittites, derived Hay from Hatio-Hatti, another word for Hittite. Father Joseph Sandalgian found in the Vannic inscriptions the word Uas or Huas, the name of the god of wind, whose worshippers were called Huas, a name which, he believed, was gradually metamorphosed into Hay.

Nineveh, its capital, had already been razed. Media was then a confederation of states, each one maintaining its own religion, language and laws. By that time, Armens had settled in Armenia, living in neighborly relations with Khaldean-Urarteans and as subjects and allies of the Median kingdom; so states Xenophon in his Cyropedia. That night, Wan leads Jaya and several other citizens in a raid on the Chou palace. To allow the others sufficient time to escape, Wan battles the Chou brothers and the palace guards and is unmasked during the altercation by one of the Chous.

Hesitating to kill the smallest of the Chou brothers, Wan is apprehended and brought before the lion turtle. Refusing to reveal the names of those involved in the raid, Chou the Elder banishes Wan to the Spirit Wilds and Little Chou orders him to give the fire back to the lion turtle. However, Wan pleads with the lion turtle and convinces the giant to allow him to keep his fire power in order to survive in the wilds. As he wanders the Spirit Wilds, Wan encounters several hostile spirits, forcing him to remain awake until he eventually collapses from exhaustion. However, vines sprout up from the ground beneath him and starts to pull him in.

Before being engulfed completely, Wan uses his bending to propel himself back to the surface. Although exhausted, he decides to venture onward until he comes across a tree carrying strange fruit. He plucks one of the fruits and attempts to eat it, but is surprised to find the fruit is actually a swarm of wasps that promptly attack him. In his attempt to flee the swarm, Wan inadvertently falls off a cliff. Wan throws fire at the aye-aye spirit.

As he lands, he finds himself looking at an oasis with trees bearing actual fruit. Still hungry, Wan approaches the island, but before he could reach it, an aye-aye spirit appears and tells him that, being a human, he is not welcome at the oasis. Wan tries to reason with the spirit, telling the entity that he was hungry and in need of sleep. The spirit refused to listen, prompting Wan to use his fire to force the spirit aside. The spirit easily evaded the attack by teleporting behind him and proceeded to shove him to a nearby bush. Shorty after, a procession of spirits approached the oasis.

In a final attempt to enter the oasis, Wan disguises himself as a bush spirit but is stopped by the aye-aye spirit, who recognizes his distinct human scent. The spirit guardian orders Wan to return home once more, and he reveals that he was banished, causing one of the spirits to suggest moving to another lion turtle city. Wan expresses disbelief at the thought of other lion turtles and inquires as to where he would find one.

The aye-aye spirit refuses to help him and Wan stalks off in frustration. Deciding he has had enough of humanity and their ways, Wan resolves to live among the spirits and learn their ways.

Ia kemudian diajari oleh Iroh, Paman Zuko. Korra belajar dengan semangat luar biasa. Setelah belajar, ia kembali kewujud semula sebagai dirinya yang berusia 17 tahun. Sementara itu, Jinora menemukan perpustakaan kuno Wan Shi Tong, dimana ia bisa belajar tentang Portal Roh dan bagaimana cara menutupnya. Pertempuran singkatpun terjadi, setelahnya ia dipaksa keluar dari dunia roh tanpa Jinora yang masih dalam penyandraan Unalaq didunia Roh. Tubuh Jinora didunia nyata dalam keadaan Koma. Bolin mengunjungi Mako di Penjara, dan Mako mencoba untuk memperingatkan saudaranya bahwa Varrick memiliki niat yang tidak baik.

Tapi, Bolin tidak mempercayainya dan pergi menghadiri acara Pemutaran Perdana Filmnya, bersama Presiden Raiko yang juga hadir. Selama pertunjukan, Bolin mengaku pada Asami bahwa ia tidak sepenuhnya puas dengan gaya hidupnya kini, seperti kehilangan Mako dan Tim Avatar yang tak lagi terkumpul. Boin kemudian mencurigai rencana penculikan Presiden Raiko, ketika ia menginterogasi salah satu penculik tersebut, diketahui bahwa Varrick adalah Dalang dibalik semua ini.

Varrik lalu ditangkap, dan Mako dibebaskan dari penjara. Korrapun tiba, mengingatkan Presiden Raiko tentang KOnvergensi Harmoni yang direncanakan oleh Unalaq dalam keinginannya menguasai dunia. Reiko menolak menyebar pasukan penjaganya. Korra melihat Mako, ia mengungkapkan rasa kehilangan padanya, tetapi Mako tak memiliki hati ntuk mngatakan yang sebenarnya. Korra lalu meminta bantuan Varrick yang telah dipenjara untuk memberinya baran-barang perang.

Sementara di Kutub Selatan, Tonraq berusaha untuk menghalau Unalaq, namun ia gagal ditangkap. Korra dan teman-temannya memulai perjalanan ke Kutub Selatan. Tapi Resistensi Selatan telah dihapus dan Tonraqtelah ditangkap. Lebih buruk lagi, TUbuh Jinora perlahan mulai melemah tanpa Jiwanya. Dengan Konvergensi Harmonik yang akan terjadi dalam beberapa jam lagi, KOrra dan teman-temannya tidak mempunyai pilihan lain selain menggelar serangan terbuka dikutub selatan yang telah dijaga ketat oleh Pasukan Unalaq.

Sayangnya mereka tak mampu menembus pertahanan penjajahan Kutub Utara terhadap Kutub Selatan. Mereka semua ditangkap, kecuali Bumi yang jatuh disalju. Bumi lalu membebaskan mereka semua dan pergi mengejar Unalaq yang telah sampai ke Portal, kecuali Asami yang telah mengantar Tonraq pada Katara untuk disembuhkan. Unalaq mnyatakan bahwa bantuannya membebaskan Vaatu harus terbayar untuk disatukan menjadi Avatar kegelapan dalam rencananya menguasai dunia.

Meski telah melakukan upaya terbaiknya, KOrra terlambat menghentikan terjadi Konvergensi Harmonik dan membebaskan Vaatu dari penjaranya. Dengan bebasnya Vaatu, Korra mencoba memenjarakan kembali Vaatu, sementara Mako dan Bolin berusaha mencegah Unalaq untuk masuk membantu Vaatu. Namun dengan bantuan Eska dan Desna, Unalaq akhirnya bisa masuk. Unalaq berhasil menyatu dengan Vaatu.

Korra dan Unalaq kemudian memulai pertempuran mereka dalam status mereka sebagai avatar Cahaya dan Kegelapan. Smeentara itu didunia Roh, Renzin dan Saudara-saudaranya didatangi oleh Iroh, yang memberi petunjuktentang cara menemukan Jinora. Tenzin dan saudaranya masuk dalam kabu kesesatan jiwa, yang memerangkap manusia dan menggilakan batinnya. Kya dan Bumi menjadi penuh kegilaan dan hilang ditelan kabut. Tenzin kemudian dikunjungi oleh Roh Aang yang mengatakan padanya bahwa ia tak perlu menjadi seperti ayahnya dan cukup menjadi dirinya sendiri. Mendapat penecerahan, Tenzin berhasil membersihkan Kabut dan membawa Jinora dan kedua saudaranya.

Sayangnya, Korra telah berhasil dikuasai oleh Unalaq, yang mengeluarkan Raava keluar dari tubuhnya dan menghancurkannya, serta berhasil memutuskan koneksi korra dengan Para Avatar sebelumnya. Raava hancur, dan Unalaq berhasil berubah menjadi Roh Kegelapan.

Ia menghantam Korra, Mako dan Bolin. Tenzin dan saudara-saudaranya keluar dari Portal dengan penuh smeangat mencari keberadaan Korra dan teman-temannya yang terluka dan pingsan.

Follow the Author

Setelah disembuhkan oleh KYa, Korra yakin ia telah gagal dalam misinya menjaga kedamaian dunia sebagai Avatar. Ia menangis karena merasa benar-benar menjadi Avatar yang terakhir. Unalaq muncul di Kota Republik dan melancarkan berbagai serangan serta menghancurkan patung Aang. Selama serangan tersebut, sel yang memenjarakan Varrick hancur, dan ia melarikan diri bersama pengawal setianya, Zhu Li.

Korra belajar untuk menemukan kekuatan dalam batinnya sendiri, bukan dengan bantuan Raava. Dalam meditasinya, Energi spiritualnya mengubahnya menjadi Roh Cahaya berwarna Biru Raksasa dan meluncur ke Kota Republik untuk bertempur melawan Unalaq. Teringat akan kata-kata Avatr Wan, Korra mencoba untuk encari fragmen Raava yang terkubur dalam tubuh Vaatu.

Jinora kemudian datang dan menerangi Fragmen kelahiran Raava dari tubuh Vaatu dan kembali ketubuhnya semula. Korra menarik tubuh Raava dan memurnikannya serta behrasil menghancurkan Unalaq. Saat Roh Kegelapan mulai masuk kedalam pohon waktu tempat korra bermeditasi, Roh Korra telah kembali dan menghancurkan semua Roh Kegelapan. Korra dan Raava lalu bersatu kebali sebelum berakhirnya masa Konvergensi Harmonik. Korra kemudian memutuskan untuk tetap membiarkan Portal dalam keadaan terbuka, dan percaya bahwa Roh dan Manusia dapathidup bersama.

Koneksi antara Korra dan Para Roh Avatar sebelumnya telah putus. Korra mengungkapkan pada Mako keinginannya untuk kembali bersama Mako, tetapi kemudian sepakat bersama untuk tetap menjadi teman saja. Di Depan rakyat suku selatan, Korra mengumumkan Tonraq, ayahnya sebagai kepala suku yang baru dan membiarkan portal terbuka agar Para Roh dan Manusia dapat hidup berdampingan.

No customer reviews

Korra berkata bahwa Dunia kini telah berubah dan memasuki Era yang baru. Studio Mir. Korra tak mampu memperbaiki keadaan yang telah kacau, iapun diusir oleh Presiden Raiko. Setelah orang-orang diseluruh dunia yang tidak sengaja memiliki kemampuan pasca terjadinya Konvergensi, Tenzin dan Korra serta yang lainnya memulai perjalanan untuk mencari pengendali udara baru.

Sementara itu, Penjahat paling berbahaya bernama Zaheer, berhasil kabur dari penjara berkat Pengendalian Udara hasil dari KOnvergensi Harmonik. Sementara itu, Zaheer memberbaskan Gazan dan Minghua. Mereka kemudian berencana untuk menangkap Avatar Korra. Lord uko yang kini telah tua renta, melakukan perjalanan ke KUtub Utara.

Di Ba Sing Se, Korra mengumpulkan kiriman hasil uang pajak dan melawan para bandit yang berusaha untuk merampok. Kai dan kelompok Pengendali Udara dikurung dalam penjara oleh tentara Dai Li. Dikutub Utara, Zaheer dan timnya bersama P'Li bebas dari penjara. Dengan bantuan Jinora, para Pengendali Udara yang ditahan berhasil dibeaskan.

Ingilraani: Time Immemorial

Mereka lalu melarikan diri. Korra belajar pengendalian logam dari Opal. Di Republik CIty, Zaheer berusaha pergi ke kuil udara dalam upaya menemukan Korra yang ternyata sudah pergi. Zaheer berhasil lolos meski sempat diserang oleh Kya. Korra belajar Pengendalian Logam dari Su Yin. Sementara Lin menghadapi masa mudanya dari terapi yang mendapati fakta bahwa Toph, ibu Lin dan Su Yin, menutupi kepergian Su Yin dan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Kota Republik.

Lin akhirnya berdamai dengan Su Yin. Bumi diijinkan mengikuti pelatihan tersebut, ia lelah dan stress. Jinora dan Kai melihat kawanan Bison muda yang diculik oleh Pemburu Liar. Jinora dengan bantuan Roh, berhasil mengalahkan penjahat dengan bantuan pengendali udara lainnya. Tenzin mempertimbangkan untuk memberi Jinora sebuah Tato induk Pengendali Udara. Opal pergi ke Kuil udara utara. Korra dan teman-temannya melakukan investigasi dan menemukan fakta bahwa penasehat Su Yin bernama Al Wei telah berkhianat dengan membantu kelolosan Zaheer dan timnya.

Zaheer menceritakan tentang Red Lotus dan awal mula terbentuknya organisasi tersebut. Red Lotus mengejar Korra. Diperjalanan ke Ba Sing Se, Korra dan Asami berhasil melarikan diri, namun pesawat terjatuh ditengah gurun. Mereka bersama para Kru pesawat mulai berdamai dan membangun layar gurun darurat untuk menghindari Amukan Raksasa Gurun. Namun setelah mendengar Korra berhasil melarikan diri, mereka mengejar Korra dan mengalahkan tentara Dai Li.

Zaheer menghukum Ratu Bumi yang semena-mena, dan melepaskan tawanan yang dikurung dipenjara Ba Sing Se. Ghazan membuat dinding pembatas Ba Sing SE runtuh yang menjadikan kota menjadi kacau balau.


  • Product description.
  • Challenging The Myths Of Autism: Unlock New Possibilities and Hope.
  • Adventure Books for Kids!
  • Daftar episode The Legend of Korra - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.
  • Black Edwardians: Black People in Britain 1901-1914.

Mako dan Bolin dipenjara dan menjadi tawanan Red Lotus. Mereka menyampaikan pesan kepada Korra bahwa Zaheer dan timnya menuju Kuil Udara Utara untuk memusnahkan pengendali udara jika Korra tidak menyerahkan diri. Korra bertemu Iroh di Dunia Roh. Korra bersama timnya menuju Klan Metal dikota Metal untuk menggunakan Radio guna menyampaikan kewaspadaan pada Tenzin.

ISBN 13: 9780954555627

Tenzin dan keluarganya menolak dijajah dan melawan tim Zaheer bersama Bumi dan Kya, sementara Keluarganya dan Pengendali Udara lain berusaha untuk melarikan diri, tetapi gagal. Kya dan Bumi jatuh kejurang, sementara Tenzin tetap bertahan meski kelelahan. Korra menyerahkan diri pada Red Lotus untuk menyelamatkan Para Pengendali Udara, tetapi tanpa diduga Zaheer justru memindahkan mereka dari Kuil. Bolin melawan mereka dengan kemampuan barunya mengendalikan Lava, sementara P'Li berhasil dibunuh oleh Lin dan Suyin dalam pertempuran sengit.

Zaheer berhasil kabur. Red Lotus meracuni Korra untuk memaksanya masuk kedalam Kondisi Avatar lalu membunuhnya, yang bertujuan untuk mengakhiri siklus kehidupan Avatar selanjutnya. Dalam keadaan murka, Korra mengalahkan Zaheer dan teman-temannya dalam pertempuran sengit diudara. Korra dalam kondisi Avatar masih merasakan racun dalam tubuhnya, Jinora memimpin Pengendali Udara untuk menarik Zaheer dari langit dengan membuat pusaran udara untuk memungkin Lin dan Suyin mengeluarkan racun dari tubuh Korra. Dua minggu kemudian, di Kota Republik, Tenzin yang dalam keadaan lemah memuji Jinora sebagai Master Pengendali Udara dan memintanya untuk berdedikasi menjadi Pelayan Masyarakat, seperti Korra.

Beginnings, Part 1 | Avatar Wiki | FANDOM powered by Wikia

Tiga tahun setelah peristiwa dibuku sebelumnya, Pangeran Wu berangkat menuju Ba Sing Se untuk penobatannya sebagai Raja Bumi yang baru. Mako ikut bersamanya sebagai pengawal. Di Kerajaan Bumi, Opal dan Kai mencoba melindungi masyarakat dari para bandit miskin. Di tempat lain, Korra masih bersedih karena kejadian 3 tahun lalu dan ikut pertarungan pengendalian tanah.

Dalam kilas balik, Korra secara perlahan mulai pulih berkat bantuan Katara di Kutub Selatan. Tapi ia masih cukup lemah untuk bisa masuk dalam kondisi Avatar. Ia mengarungi dunia sendirian, dan sulit menemukan ketenangan karena selalu dihantui oleh sisi gelapnya sendiri sebagai Avatar. Satu Roh menyamar menjadi anjing kecil untuk mengajak Korra masuk ke rawa di Dunia Roh. Ia tengelam dalam lumpur, kemudian terbangun disebuah tempat gelap yang dihuni oleh Toph Beifong. Pada penobatan Pangeran Wu di Kota Republik, Kuvira menolak untuk memberikan kekuatan militer tambahan untuknya, dan mengumumkan bahwa ia akan membentuk Kerajaan Bumi yang baru.

Hal ini membuatnya bermasalah dengan berbagai pemimpin dunia termasuk Su Yin serta Bolin dan Mako yang seharusnya melindungi Pangeran Wu dari amarah pendukung Kuvira. Dirawa, Toph setuju untuk membantu Korra dalam mengembalikan kekuatannya. Masih terdapat racun logam di dalam tubuh Korra.

Tenzin kemudian mengutus ketiga anak tertuanya untuk mencari Korra. Perjalanan Jenora, Ikki dan Meelo mencari Korra sampai ke kerajaan tanah. Perdebatan antara ketiganya membuat Ikki kesal dan pergi, yang kemudian di sekap oleh pasukan kerajaan tanah. Dengan bantuan Jenora dan Meelo, akhirnya mereka bertiga menuju rawa. Toph membawa Korra menuju pohon Banyan-groove yang akarnya menyebar ke seluruh rawa. Jenora merasakan energi Korra melalui energi spiritual akar pohon tersebut, kemudian mereka bertiga akhirnya bertemu dengan Korra. Setelah diyakinkan oleh ketiga anak Tenzin, Korra akhirnya bisa memasuki kekuatan Avatarnya setelah mengeluarkan racun dalam tubuhnya sendiri.

Ketika Kuvira dan pasukannya meminta Zaofu bergabung dengan kerajaannya, Suyin menolak, dan Korra mencoba menggunakan cara damai untuk menghentikan konflik.